Nokia E5, review Disain dan Display, Kamera, serta Audio


Ads:

Kita mengenal seri E Nokia sebagai smartphone bisnis menengah ke atas dengan fitur penunjang lengkap. Kini 'kebijakan' Nokia memungkinkan produk seri tersebut dapat dijangkau oleh pasar yang lebih luas. Harganya dipangkas tanpa mengorbankan fitur mutakhir. Salah satunya adalah Nokia E5-00.

Disain dan Display
Mantap di genggaman. Bobotnya tidak terlalu ringan sehingga ideal ketika digunakan dengan dua tangan saat mengoperasikan keyboard qwerty-nya, dan juga tidak terlalu berat sehingga tidak membuat jari cepat pegal.


Material yang digunakan cukup terjaga kualitasnya: tidak terasa licin di tangan yang mudah berkeringat sekalipun. Sekedar informasi dari situs Nokia Indonesia, bahan yang digunakan pada produk ini bebas PVC dan nikel pada permukaan produk dan ramah lingkungan.

Papan tombol qwerty-nya terbuat dari plastik kesat, namun ukuran dan jarak antar tombol kurang bersahabat. Terlalu sering kesalahan tekan tombol terjadi, dan tentu saja, cukup mengganggu. Itu berarti butuh membiasakan diri lagi bagi Anda yang biasa menarikan jari di atas papan-papan tombol dengan lincah.
Selain keyboard qwerty yang berjumlah 37 tombol tersebut, juga terdapat jack untuk microUSB dan 3.5 mm audio yang terletak di bagian atas, tombol pengatur volume di sebelah kiri ponsel, navigasi 5 arah, dan 2 tombol pengait untuk membuka casing bagian belakang.

Antena ponsel ini terletak di bagian bawah belakang, tepat di bagian bawah casing, sehingga pastikan tangan Anda tidak menutupi bagian tersebut ketika membutuhkan sinyal lebih baik. Jika ada panggilan tak terjawab atau pesan masuk yang belum terbaca, tombol navigasi 5 arahnya akan sesekali berpendar untuk mengindikasikan hal tersebut kepada Anda.

Walau memiliki sensor cahaya di samping earpiece, namun seri ini tidak membawa serta kamera depan. Sedangkan kamera belakangnya berada di tempat yang tepat sehingga tidak ditemukan kendala seperti jari yang tanpa sadar menutupi sedikit dari bagian lensa, misalnya.

Lampu kilat yang menemani cukup kuat jangkauannya, dan dapat digunakan sebagai lampu senter dengan cara menekan-tahan tombol Spasi di layar awal. Sama seperti seri X5, tombol Sym yang juga disisipi logo Bluetooth yang dapat menjadi jalan pintas bagi Anda untuk mengatur aktivitas Si Gigi Biru tersebut.

Orientasi, kedalaman, lebar hingga jenis layar yang digunakan sama dengan seri X5. Dengan orientasi lanskap membuat tampilan foto maupun video nyaman dipandang. Dan, jika ingin menggunakannya di luar ruang pada siang hari, selama layar masih tertutup bayangan kepala Anda sendiri, misalnya, semua informasi yang tertampil dapat dilihat dengan jelas.

Kamera
Masih sama seperti pendahulunya yakni X5, kamera yang dibawa oleh E5-00 ini mampu menghasilkan gambar hingga 5 MP dan video ukuran VGA dengan format mp4. Lampu kilatnya memang cukup membantu di tempat yang minim cahaya, namun hasil yang didapat malah akan mengurangi `tone' warna dari obyek yang Anda jepret. Untuk memaksimalkan penggunaan modus malam di ruangan yang masih terdapat sumber cahayanya untuk memperoleh kualitas gambar yang natural.

Mengingat hanya mampu menampilkan 15 gambar per detik (15 fps), kita harus maklum bahwa hasil rekaman video di E5-00 ini kurang `smooth' alias kurang luwes, baik ketika dalam modus perekaman maupun ketika diputar ulang. Cara menyiasatinya adalah, pastikan tangan Anda tidak terlalu cepat dalam bergerak, dan obyek yang Anda rekam tidak bergerak cepat dalam jarak yang dekat dengan lensa. Selain lampu video yang dapat digunakan selama perekaman berlangsung, mikrofonnya juga cukup peka menangkap suara.

Audio
Speaker yang terpisah dari earpiece membuat keluaran suaranya mampu tampil keras dan bertenaga. Sayangnya masih kurang `bulat', terutama ketika diset ke volume tertinggi. Bahkan untuk beberapa jenis lagu yang mengandalkan nada tinggi, suara yang keluar cenderung pecah. Ekualiser yang disediakan pun tidak terlalu berpengaruh pada karakter suara. mengira hal ini bisa diperbaiki dengan mendengarkan via headset, namun baik Bass Booster, Klasik, Jazz, Pop hingga Rock yang dicoba bergantian juga tidak membawa perubahan signifikan.

Selebihnya apa yang ditawarkan Nokia E5-00 ini tak jauh berbeda dengan versi pendahulunya di bidang pemanja suara ini. Shazam yang berfungsi sebagai Perpustakaan Musik, Musik Ovi yang menjadi swalayan musik online, Radio FM yang tetap membutuhkan headset sebagai antena serta Radio Internet yang mencakup berbagai siaran dari seluruh stasiun radio dunia bisa Anda maksimalkan penggunaannya walau beberapa membutuhkan koneksi alias terhubung dengan internet. Jadi, awasi penggunaan pulsa Anda atau pastikan Anda berada di jangkauan WLAN.

Selanjutnya, Review Nokia E5: Bagian 2 - Internet dan Fitur



Baca Artikel menarik berikutnya:



Comments :

0 comments to “Nokia E5, review Disain dan Display, Kamera, serta Audio”


Post a Comment

doFollow blog dengan pagerank 3, jadi... banyak manfaatnya untuk Backlink blog anda.