Kartu memori tergolong barang yang mudah rusak. Banyak faktor penyebabnya. Panas yang berlebih, pengaruh medan magnet yang kuat, kerusakan fisik karena kesalahan waktu mencabut atau memasukkannya ke slot memori, adalah diantaranya. Kerusakan kartu memori juga bisa disebabkan karena sering dipindah-pindahkan ke perangkat lain. Misal, kartu MMC ponsel Anda juga sering dipasangkan pada kamera digital. Kerusakan pada kartu memori diistilahkan memori corrupt. Kerusakan ini terjadi karena rusaknya sistem file (bukan kerusakan fisik) ciri-cirinya, memorinya tidak terdeteksi, atau terdeteksi tetapi tidak bisa dibuka.
Menggunakan card reader yang terhubung ke PC. Caranya, Format Lewat menu Windows Explorer.
1. Cabut kartu memori dari ponsel, masukkan ke memori card reader. Perhatikan : jangan sembarangan mencabut memori dari ponsel. Khususnya pada ponsel dengan slot memori hotswap seperti pada N70, gunakan menu “Remove Memory” untuk mencabut memori ketika ponsel aktif. Untuk ponsel tanpa menu “Remove Memory”, sebaiknya nonaktifkan ponsel terlebih dahulu.
2. Cari drive kartu memori (lihat di menu Windows Eksploler), misalnya pada drive (D,E,F,G,H atau lainnya). Jika memori sudah terbaca, klik tombol kanan mouse, dan pilih menu ‘Format’. Selanjutnya muncul pilihan jenis format (FAT, FAT32 dan NTSC), pastikan Anda memilih sistim format file FAT.
3. Klik tombol ‘Format Now’ dan tunggu hingga selesai. Jika muncul pesan ‘error’ kemudian PC tidak bisa memformat lagi, gunakan cara lain yakni format lewat menu Command link.
Format lewat Command line
1. Di PC, klik ‘start’ > Run, dan ketik CMD. Jendela Command akan terlihat pada mode DOS prompt.
2. Selanjutnya ketik FORMAT h: / FS:FAT (h=drive letak kartu memori, jika kartu memori terletak di drive g, maka tulis g)
3. Tunggu hingga selesai. Jika masih muncul masalah pada kartu memori, silahkan gunakan memory card reader lain. Tetapi jika memang sudah tidak bisa dipulihkan kembali, terpaksa kartu memori tersebut harus ditukar dengan penjualnya, jika masih bergaransi.
Format dengan Software
Selain dengan cara diatas, format kartu yang bermasalah bisa juga dilakukan dengan menggunakan software khusus. Misalnya untuk kartu MMC tersedia software MMCmedic yang bisa didownload dari www.n-gage-help.com.
Selanjutnya...
Monday, 13 July 2009
Memperbaiki Kartu Memori yang Corrupt
Monday, 6 July 2009
Menggunakan Ponsel di Linux
Ada banyak alasan mengapa kita ingin menghubungkan ponsel dengan komputer. Misalnya kita ingin mengambil sebagian koleksi musik digital format MP3 untuk disimpan dan dimainkan di ponsel. Pada kesempatan lain memori ponsel sudah terlalu penuh oleh tumpukan foto-foto hasil jepretan kamera, dan harus dibackup. Keduanya memerlukan transfer file antara ponsel dan komputer. Transfer ini bisa dilakukan dengan berbagai cara.
Bluetooth merupakan pilihan yang paling disukai. Selain mudah digunakan, teknologi komunikasi Nirkabel ini didukung banyak piranti, tidak hanya ponsel tetapi juga PDA dan printer. Buat komputer, penambahan dukungan Bluetooth dengan memasang dongle juga mempermudah penggunaan ponsel sebagai modem. Backup SMS dan buku alamat merupakan kerja lain yang cukup lazim dijumpai. Maklum, karena ponsel sudah menjadi bagian keseharian banyak orang informasi yang tersimpan di dalamnya menjadi sangat vital.
Biasanya untuk menunjang kerja sama ponsel dan komputer, para vendor menyediakan aplikasi phone manager. Phone manager ini menyediakan fasilitas beragam, mulai dari sekedar membantu transfer file, pemasangan aplikasi dan nada dering, sampai melakukan backup isi ponsel. Phone manager juga kerap menyediakan fitur mengirim dan menerima SMS lewat komputer, yang mempermudah pemakai terutama dalam mengetik pesan yang hendak dikirim.
Sayangnya bagi pengguna Linux, hampir semua Phone manager ini hanya tersedia buat Microsoft Windows saja. Ketika menggunakan Linux kita tidak dapat mengharapkan dukungan piranti lunak dari vendor. Pengguna Linux yang baru beralih dari sistem operasi lain juga harus belajar lagi menjodohkan ponsel dengan komputer. Memasangkan keduanya di Windows saja terkadang cukup melelahkan, dan rasanya capek juga kalau kita harus mengulanginya lagi di Linux.
Pertama kali kita akan memasang piranti lunak penunjang Bluetooth, kemudian memanfaatkannya untuk melakukan transfer file. Terakhir kita akan mencoba memasang Phone Manager yang masih sangat sederhana. Semuanya dilakukan di komputer yang menjalankan Linux Ubuntu 5.04 (Hoary Hedgehog). Mengapa Ubuntu? Ini karena CD Linux Ubuntu dapat diperoleh gratis. Anda bisa memesannya dari situs Canonical, vendor Ubuntu, di http://shipit.ubuntulinux.org. menurut perusahaan yang bermarkas di Afrika Selatan ini, CD akan sampai dalam wakatu 4-6 minggu, walaupun ada kemungkinan pengiriman ini memerlukan waktu lebih lama. Bila Anda memesan CD sekarang, versi Ubuntu yang didapatkan adalah versi yang lebih baru daripada contoh dalam artikel ini.
Instalasi Ubuntu banyak dipuji karena kemudahanya. Tidak perlu banyak pertanyaan yang dijawab dan konfigurasi berlangsung otomatis. Namun untuk dapat menggunakan Bluetooth perlu kerja ekstra. Kernel Linux 2.6 yang terpasang pada Ubuntu 5.04 pada dasarnya sudah memuat driver berbagai jenis dongle Bluetooth yang beredar di pasaran. Namun pada Ubuntu 5.04 yang belum dimodifikasi ketika Anda menancapkan dongle Bluetooth tidak akan ada tanda-tanda piranti tersebut dikenali komputer. Agar dapat mempekerjakan dongle tersebut, Anda harus mempekerjakan aplikasi tambahan.
Aplikasi di Linux biasa dikemas dalam bentuk paket. Satu aplikasi bisa jadi terdiri dari satu paket saja, tetapi biasanya lebih dari satu paket. Karena itu menggunakan pengelola paket (package manager) merupakan cara yang paling mudah untuk memasang aplikasi. Pengelola paket Ubuntu bernama Synaptic. Aplikasi ini dapat diakses dari menu System ® Administration ® Synaptic Package Manager.
Synaptic hanya dapat bekerja dengan baik apabila ia dapat mengakses sumber paket (repository). CD yang digunakan untuk instalasi pertama kali adalah salah satunya. Sumber utama lain adalah Internet. Ubuntu menyediakan Respository Internet selain berguna buat menambah aplikasi yang tidak ditemui dalam CD juga lazim sebagai sumber update keamanan.
Bagaimana kalau komputer kita tidak terhubung dengan Internet? Pilihan aplikasi yang tersedia jadi terbatas pada yang sudah ada dalam CD instalasi. Tapi pengembang Ubuntu tidak memasukkan aplikasi yang diperlukan untuk mengelola Bluetooth di dalam CD. Dalam hal ini kita tidak dapat menggunakan Synaptic. Tanpa Synaptic dan Internet kita harus men-download paket-paket yang diperlukan satu demi satu. Cara ini sebenarnya cukup riskan dan merepotkan. Pertama karena aplikasi biasanya terdiri dari beberapa paket. Artinya ada banyak file yang harus di –down-load.
Kedua adalah masalah yang dikenal sebagai masalah dependency (ketergantungan). Satu paket Ubuntu biasanya digunakan lebih dari satu aplikasi. Cara ini memang bermanfaat karena menghemat tempat. Namun karena tiap aplikasi biasanya mensyaratkan versi yang salah bisa merusak tidak hanya satu aplikasi saja. Untuk membantu instalasi cara kedua ini, akan diberikan daftar file yang harus di-download beserta aplikasinya.
Anda harus mengaktifkan repository jenis Universe dan Multiverse terlebih dahulu. Jangan lupa untuk terhubung dengan Internet. Buka Synaptic, lalu pilih Setting®Repositiries. Saat pertama kali mengakses menu ini sumber piranti lunak yang ditampilkan hanya satu, CD Ubuntu 5.04 “Hoary Hedgehog”’ officially Suported, Restricted Copyright. Klik tombol add. Dialog berjudul Edit Repostory akan muncul. Beri tanda centang pada baris Community Maintained (Universe). Klik OK. Pada menu software Sources akan muncul item baru berjudul Ubuntu 5.04“Hoary Hedgehog”’ officially Suported, Restricted Copyright Community Maintaoned (Universe), non free (Multiverse. Klik OK. Setelah itu Ubuntu akan mencoba menghubungi server archive.ubuntu.com untuk mendownload informasi paket-paket yang tersedia. Bila sukses Synaptic akan menampilkan paket-paket baru yang dapat diinstal.
Sekarang kita dapat menginstal aplikasi Bluetooth. Pilih dengan memberi tanda centang paket-paket berikut :gnome-bluetooth, bluez-utils, obexftp, obexserver, dan openobex-apps. Klik mark for installation untuk tiap-tiap paket. Kemudian pada menu Synaptic klik Apply. Synaptic akan mendownload paket-paket tersebut dan paket lain yang disyaratkan. Paket gnome-bluetooth merupakan aplikasi Bluetooth yang kita perlukan, sedangkan bluez-utils adalah utilitas Bluetooth untuk dijalankan dari command prompt. Paket obexftp, obexserver, dan openobex-apps berguna untuk menunjang antara lain fungsi file via Bluetooth.
Download file-file di bawah ini dari http://archive.ubuntu.com. Sebagai alternatif Anda juga dapat menggunakan server komo.vlsm.org dan kambing.vlsm.org yang berkedudukan di Indonesia. Simpan ke folder yang Anda pilih, misalnya paket_ubuntu. Semua file merupakan paket Ubuntu 5.04. kunjungi situs http://packages.ubuntulinux.com untuk melihat paket-paket buat versi Ubuntu lain.
Paket itu mencakup :
Gnome-bluetooth_0.5.1-1ubun-tu7_i3686.deb
Libbluetooth1_2.11-1_i386.deblibbtctl1_04.1-1ubuntu1_i386.deblib1.2_1.2.10-9_ i386.deblibgonomebt0_0.5.1-1ubuntu7_i386.deblibopenobex-11.0-0_1.0-0-rel-3_i386.deb python2.4-libbtctl_0.4.1-1ubun-tu3_i386.deb
Obexftp_0.10.6-1_i386.deb
Obexserver_1.0-3_i386.deb
Openobex-apps_1.0.0-rel-6i386.deb
Bluez-pin_0.24-1_i386.deb
Bluez-utils_2.10-5ubuntu3_i386.deb
Buka command prompt dengan Applications-> System Tols-> Terminal. Jendela Command Prompt akan muncul. Sekarang buka folder yang sudah anda pilih untuk menyimpan paket (dalam contoh paket_ubuntu). Jadi dalam contoh ini: cd paket_ubuntu Instalasikan semua paket tersebut dengan perintah sudo dpkg -1, diikuti oleh nama-nama file tersebut yang yang dipisahkan oleh spasi. Andi akan diminta memasukkan password.
Paket itu mencakup:
Sudo dpkg –I gnome-blue-tooth_0.5.1-1ubun-tu7_i386.deblibblue-tooth1_2.11-1_i386.deb libatk1.0-0_1.9.1-0ubuntu1_i386.deb
Libglib1.2_1.2.10-9_i386.deblibgnomebt0_0.5.1-1ubuntu7_i386.deblibopenobex-1.0-0_1.0.0rel3_i386.debpython2.4-libbtel_0.4.1-1-1ubun-tu3_i386.deb obexftp_0.10.6-1_i386.deb
Obexserver_1.0-3_i386.deb
Openobex-apps_1.0.0-rel-6_i386.deb
Bila instalasi sukses, baik lewat Synaptic maupun Command Prompt, Anda akan menemukan entri baru di menu Applications->System Tools: Bluetooth File Sharing dan Bluetooth Manager. Ini menandakan aplikasi Gnome Bluetooth sudah terpasang.
Anda dapat melihat piranti Bluetoooth yang ada di sekitar komputer dengan menggunakan Bluetooth manager. Pada menu Devices, pilih Scan. Tunggu beberapa saat. Sayangnya pada versi yang dipakai , Bluetoooth Manager ini hanya berguna untuk menampilkan piranti Bluetoooth saja.
Buka modul in dengan mengklik Applications-> System Tools-> Bluetoooth Manager . pada Ubuntu 5.04 Hoary Hedgehog versi Gnome Bluetoooth yang disediakan hanya mampu melacak piranti Bluetoooth dan tidak dapat melakukan hal lain. Walaupun demikian kita sudah dapat melakukan transfer file ke komputer. Pada ponsel Anda lakukan pencarian piranti Bluetoooth.
Nama yang muncul nantinya merupakan nama yang Anda berikan saat instalasi Ubuntu. Di ponsel akan muncul permintaan untuk memasukkan PIN. Tekan 1234. Pada komputer Anda tidak perlu melakukan apa-apa. Utilitas Bluetoooth pada Ubuntu memang sudah mengeset PIN seperti yang sudah kita masukan tadi.
Bila Anda ingin mengubah PIN pada terminal (command prompt) ketik sudo nano /etc/ Bluetoooth/pin. Ubuntu akan meluncurkan file konfigurasi yang berisi nomor rahasia—yang sangat umum—itu. Ganti dengan angka yang Anda kehendaki. Setelah melakukan proses pemasangan (pairing), Anda sudah dapat memindahkan file dari ponsel ke komputer. Namun bagaimana dengan sebaliknya, dari komputer ke ponsel (atau piranti Bluetooth lainnya)? Dari situs pengembangnya, agaknya dengan versi terbaru aplikasi GNOME Bluetoooth pengguna dapat mengirim file menggunakan Nautilus-file manager yang digunakan Ubuntu-hanya dengan mengklik kanan dan memilih send via Bluetoooth pada menu konteks yang muncul. Versi ini sudah didukung oleh Ubuntu 5.10. namun sekali lagi ini tidak berlaku untuk Ubuntu 5.04. untuk mengirim file kita harus menggunakan perintah dari konsol : gnome-obex-send nama file
Komputer akan menanyakan nama peeranti yang hendak dituju, misalnya ponsel. Pilih dan klik OK. Bila ponsel tujuan meminta konfirmasi beri persetujuan. Transfer file akan dimulai.
Koneksi Bluetoooth ini juga dapat digunakan oleh Phone Manager. Ubuntu juga menyediakan aplikasi GNOME Phone Manager yang Sayangnya masih sangat-sangat sederhana. Fitur yang didukung hanya untuk menerima dan mengirim SMS, tanpa menyimpannya. Belum ada fitur backup buku alamat.
Untuk memasang GNOME Phone Manager pilih paket gnome-phone-manager di Sypnatic, dan lakuakn instalasi. Bila Anda tidak dapat menggunakan pengelola paket tersebut, ANda harus men-download paket-paket berikut:
gnome-phone-manager_0.4-1ubuntu3_i386.deb
Libgsmme1c102_1.10-5_i386.deb
Liblinc1_1.0.3-4_i386 deb
Libpopt0_1.7-5_i386 deb
Instalasi dari command prompt dengan perintah sudo dpkg –I seperti di atas :
Sudo dpkg –I gnome-phone-manager_0.4-1ubuntu3_i386.deb libgsmme1c102_1.10-5_i386.deb
Liblinc1_1.0.3-4_i386 deb Libpopt0_1.7-5_i386 deb
Bila instalasi berhasil, item Phone Manager akan muncul dalam menu Applications-> System Menu. Apabila Anda tidak menjumpainya restart komputer. Sebelum dapat menggunakan Phone Manager via Bluetooth, ANda harus melakukan pairing terlebih dahulu. Klik Phone Manager di menu. Ikon ponsel akan muncul di bagian kanan atas layar. Klik kanan ikon ini untuk menampilkan menu, lalu klik preferences. Buka tab Connection, dan pada baris Bluetooth klik Choose. Bila sudah dipasangkan, nama ponsel Anda akan muncul di sana. Kemudian buka tab Interface. Centang Pop-up Window for New Messages. Kemudian tekan tombol Apply.
Sekarang Phone Manager yang sangat sederhana ini sudah dapat digunakan. Bila SMS masuk jendela berisi pesan akan muncul di layar komputer. Sebaliknya Anda juga dapat memanfaatkan komputer untuk mengirim SMS. Klik kanan saja ikon ponsel dan klik Send Messages. Maaf, belum ada fasilitas buku alamat. Anda harus memasukkan nomor telepon untuk mengirim SMS.
Selanjutnya...
Wednesday, 24 June 2009
Berbagai cara menggunakan Kartu Memori di PC
Mengakses Kartu Memori
Untuk mengakses kartu memori ponsel dari PC, perlu cara yang berbeda-beda. Ini karena slot koneksi masing-masing tipe ponsel juga berbeda-beda. Berikut adalah beberapa media koneksi yang biasa digunakan :
- Kabel DKU-2
Ponsel-ponsel Nokia yang memiliki slot memori eksternal dan didukung koneksi POP-port, biasanya menggunakan kabel DKU-2 sebagai sarana penghubung ke PC. Fungsi kabel ini tidak hanya untuk membaca memori, tapi bisa juga untuk sinkronisasi, mengaktifkan fungsi modem, mendownload konten dan lain-lain.
Penggunaan kabel DKU-2 pada ponsel tertentu seperti Nokia E51 tidak memerlukan driver. Jadi ketika ponsel dihubungkan dengan PC (Windows XP), PC langsung mengenalinya sebagai removable disk (drive baru). Sedangkan pada tipe lain seperti E90, PC tetap memerlukan driver, yang sudah disertakan ketika Anda menginstal software PC suite-nya.
- Mini USB
Kabel jenis ini banyak digunakan pada kamera digital, hard disk eksternal, memory card reader, dan lain sebagainya. Ponsel-ponsel yang menggunakan kabel ini diantaranya N-Gage, Siemens SX1, Motorola E398 dan beberapa tipe Motorola lainnya.
Kabel mini USB mudah didapat. Anda bisa membelinya di took-toko perlengkap komputer. Penggunaannya pun terbilang mudah. Tinggal tancap ke port USB PC, ponsel Anda langsung terbaca sebagai drive tambahan (pada WinXP)
- Memori Card Reader
Perangkat lainnya yang juga mudah digunakan adalah memory card reader. Harganya pun murah, bervariasi mulai 25ribuan. Selain itu, card reader bisa digunakan hingga 8 tipe memori atau lebih (all in one).
Cara Aman Mencabut Kartu Memori dari Card Reader
Mencabut kartu memori dari memory card reader tidak boleh sembarangan. Gunakan cara aman yakni dengan menggunakan menu ‘Safety remove hardware’ (pada WinXP). Caranya, klik ikon ‘Safety remove hardware’ yang terdapat pada kanan bawah layar monitor Anda. Setelah muncul jendela baru, klik tombol ‘Stop’ hingga muncul informasi ‘Safety remove hardware’, baru Anda boleh mencabutnya.
Mengamankan Kartu Memori
Di ponsel-ponsel Symbian seri 60, tersedia menu untuk mengaktifkan password kartu MMC. Gunanya agar isi dari kartu tersebut tidak bisa dibuka sembarang orang. Aktivasi password ini terdapat pada menu ‘option’ di ‘Extra’ > ‘Memory’. Perlu diperhatikan, Anda harus benar-benar mengingat password. Jika lupa, Anda akan kesulitan mengakses MMC.
Nah, jika terlanjur lupa, ada cara mudah untuk menampilkan password Anda, yakni menggunakan aplikasi file manager Fexplorer. Caranya, masuk ke drive C:/system dan buka file ‘mmcstore’, akan terlihat password Anda.
Memformat Kartu Memori
Pada awal pemakaiannya, setiap kartu memori baru wajib diformat. Tujuannya agar bisa berfungsi sesuai dengan sistem storage (penyimpanan) data perangkat yang digunakan. Cara yang paling baik untuk memformat kartu memori adalah langsung dari ponsel.
Untuk memformat kartu memori melalui ponsel Symbian seri 60 dapat dilakukan melalui menu ‘Exstras’ > ‘memory’. Setelah memori terbaca, klik ‘Option’ dan pilih ‘format mem. Card’.
Untuk ponsel-ponsel Symbian UIQ, dapat melalui menu ‘control panel’ dan cari menu ‘format disk’. Kemudian Anda diharuskan memilih drive memori yang akan di format. Biasanya kartu memori berada di drive ‘D’.
Related Post:
Tips Menghapus Permanen File di MMC
Tips Mudah Membuka Handphone Terkunci
Cara Membuka MMC terkunci
Manajemen Memory Handphone
Mengenal Jenis-Jenis Kartu Memori
Selanjutnya...
Friday, 19 June 2009
Release terbaru Nokia E75 Putih
Disamping ada kabar dirilisnya nokie serie E yang terbaru yaitu E72, dikabarkan juga akan segera keluar nokia E75 dengan warna putih. Menurut Direktur Pemasaran Eseries di Amerika pak Hugo Hernandez, ketika ditanyai tanggal rilisnya hanya mengatakan "It’s coming".
Sumber lain di Nokia, juga mengatakan akan memberitahukan jika memang sudah yakin akan dirilis. Jadi bagi anda yang memutuskan untuk membeli E75 baru, bisa menunggu yang warna putih, yang tentu saja disertai perbaikan-perbaikan di sisi firmware (update). [Mark Guim]
Nokia E75 Hitam & Putih
Selanjutnya...




